Auto Translation
English Arabic Chinese (Simplified) Danish Dutch Finnish French German Hindi Italian Japanese Korean Portuguese Russian Spanish Swedish Indonesian Hungarian Thai Turkish
Saung Domba Update
Produk Saung Domba


Saung Domba on Media
Partner Sponsor
Beranie Gagal! Motivate Yourself!
Games Peternakan Domba
Kirim Pesan
Daftarkan Email Anda
Silahkan masukan Nama & Email Anda untuk mendapatkan info terbaru dari Saung Domba
Nama:
Email:
Saung Domba Online

(Stok & Harga Domba)


(Saung Domba & Info Domba)

Info Marketing & Produk :
021 786 3834
021 9425 0738
Harga Bibit Domba :
0821 1306 7334
info@saungdomba.com

Hari kerja : Senin - Sabtu
Jam kerja : 08.30 - 17.00 WIB

Saung Domba @ Android

Follow Us @ Twitter
Jemput Rezeki Anda!
Komentar Terakhir
  • I got this site from my bujddy who informed me abo... Lanjut...
    20.09.14 22:55
    Oleh : Elmer
  • Thank you for every other excellent article. The p... Lanjut...
    20.09.14 05:25
    Oleh : Kerry
  • Pak klo dedek yg blum dikukus ato dimasak bagus ga... Lanjut...
    18.09.14 16:59
    Oleh : # hany
  • Kang Doddy, kalo di saung domba punya domba unggul... Lanjut...
    15.09.14 09:59
    Oleh : tatang t basyarie
  • domba adu bervariasi mas mulai dari 4 juta sampai... Lanjut...
    11.09.14 09:11
    Oleh : doddy domba
We have 22 guests online
mod_vvisit_counterHari ini157
mod_vvisit_counterKemarin815
mod_vvisit_counterMinggu ini5478
mod_vvisit_counterMinggu lalu5234
mod_vvisit_counterBulan ini16415
mod_vvisit_counterBulan lalu23778
mod_vvisit_counterTotal visit860877

21 September 2014
Saung Domba International

Domba garut yang selama ini dikenal luas sebagai hewan untuk ketangkasan sebenarnya sangat potensial untuk dijadikan ternak pedaging. Kandungan daging hewan itu lebih banyak dibandingkan dengan domba biasa meskipun diberi pakan yang sama.

Pemimpin Usaha Villa Domba Agus Ramada Setiadi, seusai Career Transition Program Pensiunan PT Bio Farma, Selasa (13/8) di Bandung, mengatakan, kandungan karkas (daging dan tulang) dari domba biasa sekitar 40 persen. Adapun kandungan karkas domba garut bisa mencapai 50 persen. Padahal, kuantitas dan kualitas pakan yang diberikan sama. Namun, tubuh domba garut lebih besar. Jenis-jenis domba lain, di antaranya, gibas, jawa, ekor gemuk, dan ekor tipis. Potensi domba untuk berbagai jenis di Jawa Barat sangat terbuka karena permintaannya lebih tinggi daripada suplai yang dihasilkan. Agus mengaku tidak mengetahui angka produksi dan kebutuhan domba di Jabar.

"Indikasi kekurangan, Jabar masih mengimpor domba. Harga domba pun selalu naik setiap tahun dan sekarang sudah relatif tinggi," katanya.

Harga daging domba saat ini sudah lebih dari Rp 50.000 per kilogram. Tahun 2008 harganya masih sekitar Rp 40.000 per kg. Dalam rentang waktu yang sama, harga domba hidup naik dari Rp 25.000 per kg menjadi Rp 35.000 per kg.

Menurut Agus, daging domba memiliki banyak keunggulan dari segi nutrisi, vitamin, dan kolesterol. Daging domba, misalnya, memiliki kandungan Omega 3 dan vitamin B12. Mitos daging domba berlemak dan berkolesterol tinggi juga keliru karena lebih rendah dibandingkan ternak sejenis. Kelebihan lain domba adalah cukup sering berkembang biak, sekitar tiga kali dalam dua tahun.

Belum dioptimalkan

Peternak di Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, Rahmat Priatna, menuturkan, potensi domba garut belum dioptimalkan untuk peternakan rakyat. Padahal, produksi daging domba garut lebih banyak daripada domba lokal atau kambing. Masih sedikit peternak yang memelihara domba garut untuk budidaya.

"Peternak rakyat masih lebih banyak yang memelihara domba lokal atau kambing karena kebiasaan turun-temurun," ujarnya. Domba garut belum dikenal luas sebagai domba pedaging dan masih dipandang sebagai jenis untuk ketangkasan.

"Dalam umur setahun domba garut bisa mencapai bobot 60 kg, sementara domba lokal atau kambing paling berat hanya 30 kg. Padahal, harganya sama, yakni Rp 30.000 per kg hidup," katanya.

Penasihat Himpunan Peternak Domba Kambing Indonesia Cabang Kabupaten Sukabumi Abah Lili mengatakan, di Kabupaten Sukabumi baru tercatat sekitar 100 peternak domba garut.

Pemeliharaan domba garut tidak terlalu sulit karena pakannya sama seperti domba lokal atau kambing. Para peternak rakyat umumnya kesulitan mendapatkan bibit domba garut. "Bibit harus dihasilkan melalui pemurnian, yang tak semua orang bisa melakukannya," ungkapnya.

Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Sukabumi Asep Sugiyanto mengatakan, kini sedang digulirkan program bantuan Gubernur Jabar untuk pengembangan domba garut. "Melalui program itu, pembibitan diharapkan lebih berkembang," katanya. Melalui program itu setiap peternak diberi 11 ekor kambing, yang terdiri dari 10 betina dan 1 jantan.

Sumber: www.kompas.com



Jika Anda suka, bagikan artikel ini ke teman Anda. Terima kasih..

Tambah Komentar

Kode keamanan
Perbarui