Ini Adalah bagian terakhir dari Hasil Penelitian dan Istilah Dasar Perdombaan dalam Penelitian, setelah [art 1 dan part 2 telah di terbitkan dalam artikel saung domba maka ada beberapa hasil penelitian yang bisa jga menjadi tambahan ilmu teman teman peternak, antara lain sbb :

• Keempukan daging ternak jantan lebih rendah (2,60 kg) dibandingkan keempukan daging ternak betina (4,28) kg). Menurut SOEPARNO (1994)

• Lemak  berfungsi sebagai pembungkus daging dan memberikan keempukan pada daging (BERG dan BUTTERFIELD dalam HASNUDI, 2005)

• Makin rendah nilai susut masak maka kualitas daging lebih baik. Menurut SUNARLIM et al. (1995),

• Domba memiliki profil karkas yang lebih baik dibandingkan karkas kambing berdasarkan tingginya  bobot karkas (12,12 kg), bobot daging paha (1892,50 gram), dan bobot daging tetelan (1162,83 gram)  serta rendahnya bobot tulang (1443,30 gram) dengan nilai bobot daging total, daging lulur, perlemakan, tingkat keempukan dan susut masak yang relatif sama dengan daging kambing.( PROFIL KARKAS TERNAK DOMBA DAN KAMBING, ROSWITA SUNARLIM dan SRI USMIATI, Seminar Nasional Teknologi Peternakan dan Veteriner 2006)

• Istilah Istilah Dalam Dunia Perdombaan

- ADG ( Average Dailly Gain) rata rata pertambahan berat badan harian

- DEG adalah Domba Ekor Gemuk

- DET adalah Domba Ekor Tipis

- TDN ( Total Digestible Nutrien ) nutrient yang daapat diserap ternak

- Bibit Induk ( Breeding Stock ) Bibit yang di proleh dari pengembangan bibit dasar

- Bibit Sebar ( Commercial Stock ) bibit yang diperoleh dari pengembangan bibit induk

- BETN ( Bahan Ekstrak Tanpa Nitrogen)

- DE ( Digestible Energy )

- ME ( Metabolize Energy )

- TP ( Total Protein )

- DP ( Digestible Protein)

Demikianlah beberapa seri hasil hasil penelitian didalam dunia perdombaan, semoga dapat menjadi tambahan pemikiran bagi teman teman dalam mengembangkan peternakan domba.

Terima KAsih

penulis dan pembuat artikel

doddy domba

peternak saung domba

www.saungdomba.com

Tambah Komentar

Kode keamanan
Perbarui