Memilih Domba Yang Baik
Domba merupakan ternak ruminansia (memiliki rumen dalam lambungnya) kecil yang memiliki keunggulan untuk diternakkan karena memiliki kualitas daging yang empuk sehingga digemari oleh masyarakat. Untuk memelihara domba tidaklah terlalu sulit. Hal ini seperti diungkapkan oleh Ir. Sukandi dalam sebuah tulisan Beternak Domba secara Mudah. Ir .Sukandi yang menjabat sebagai Kepala Bidang Bina Usaha Dinas Peternakan Kabupaten Gunungkidul menjelaskan tentang cara mendapatkan bibit domba. Ada 2 cara untuk mendapatkan bibit domba, yaitu dari pasar ternak dan dari peternak pembibit. Pembelian dari pasar ternak memang agak beresiko karena seringkali domba yang dijual sudah tua atau majer, akan tetapi tidak jarang juga ditemui domba yang baik. Pembelian lewat peternak secara langsung lebih terjamin karena riwayatnya lebih jelas.

Jika harus membeli di pasar harus diperhatikan ha-jal berikut. Pastikan domba dalam kondisi sehat, perhatikan matanya apakah buta atau ada gejala cacing di mata. Perhatikan rahang mulutnya apakah mengot atau rapi dan lihat juga giginya, apakah sudah poel atau belum. Perhatikan juga ambing susu bagi calon induk dan induk, harus hanya ada dua puting yang baik serta tidak bengkak. Bagi pejantan, perhatikan buah testes, harus normal dan simetris. Perhatikan juga posisi kuku: tidak bengkak dan tidak cacat, jika hanya njeber-njeber tidak apa-apa, dapat dipotong nantinya terutama yang jantan. Diperhatikan juga apakah pincang kalau berjalan. Jika ternak sudah didapat dan dibawa sampai rumah, dipisahkan dahulu selama satu bulan dengan domba yang lain dengan jarak kandang minimal 50 meter. Hal ini untuk kepentingan kesehatan agar tidak tertular atau menulari yang lain. Lebih bagus jika dimandikan terlebih dulu dengan memakai air sabun. Ditimbang dan diberi obat cacing dan diberi nomor identitas untuk recording. Perbandingan jumlah jantan dan betina dalam satu kandang adalah 1:10atau 1:25.
Bagi pemula, belilah jenis domba yang sudah ada di sekitar kita, karena sudah beradaptasi, apapun jenisnya. Rawat domba tersebut, sambil belajar untuk mengetahui keinginan dan perilaku domba, minimal dua tahun. Perlakukan domba secara khusus terutama domba yang baru datang.Ada banyak jenis domba di sekitar kita tapi yang utamanya hanya ada dua, yaitu domba lokal/ekor tipis dan domba ekor gemuk (DEG) untuk kawasan Jawa Tengah, D.I. Yogyakarta dan Jawa Timur. Di Jawa Barat tepatnya di Garut ada jenis domba lokal unggul yang namanya domba Garut. Domba lokal, tubuhnya lebih kecil dibandingkan domba ekor gemuk yang memiliki ekor dengan banyak timbunan lemak.
Sumber: http://www.peternakan.gunungkidulkab.go.id
- Diharapkan, Domba Garut Mampu Bersaing Global
- Peran Penting Kandang Untuk Kesehatan Domba
- Berapa Lahan Rumput Yang Di Butuhkan Untuk Domba Kita ?
- Deteksi Kebuntingan Ternak "DEEA GestDect"
- Prospek Agribisnis Domba/Kambing Dengan Dukungan Sarjana Masuk Desa
- Mari belajar Mengenai Domba
- Obrolan Santai kita untuk menjadi Indonesia Industri Peternakan
- Jawa Barat Memerlukan Industri Pembibitan Ternak Domba Terpadu
- Domba Termahal di Dunia Rp 3,8 Miliar
- Peneliti: Jangan Sepelekan Kecerdasan Domba










Komentar
Mas Slamet, terus terang mungkin ilmu saya belum sampai kesana ya mas, dan kebetulan saya bermain di domba, mengenai hubungan suatu daerah dengan jenis domba atau kambing yang di pelihara saya rasa tidak terlalu berpengaruh, semua kambing dan domba bisa di pelihara di manapun dan tidak terlalu rentan dengan cuaca dan lingkungan , yang terpenting dalam memilih lokasi adalah bagaimana kemampuan lingkungan sekitar kandang menyediakan pakan yang efisien ( murah dan banyak ), tenaga kerja yang cocok dgn kemampuan menggaji dan keamanan, serta faktor tetangga, mengenai jenis domba atau kambing apa yang akan di pelihara saya malah menyarankan lebih melihat pasar mana yang hendak di masuki dan paling menguntungkan bagi mas slamet, apakah mau di kejar pasar susu dan ada marketnya maka kambing PE yang di kejar, kalau mengenai kurban keduanya kambing dan domba memilih kelebihan,
salam Hormat
Doddy Domba
www.saungdomba.com
kang doddy saya mo tanya ada kiat kiat tertentu ga supaya hasil perkawinan domba lebih di dominasi oleh pejantan?
mohon share nya....
terima kasih
RSS feed untuk komentar ke posting ini