Doddy & Mr. Young (A humble Sheep Expert From Dutch )

Story 2 : Doddy Domba & Mr. Young

Akhirnya Story 2 Ini tertulis juga. Masih dinyamannya situasi gadog, akhirnya kami memulai perjalanan kami hari itu. Sebuah perjalanan panjang yang luar biasa. Hari ini saya ingin share dengan teman-teman mengenai sebuah diskusi ringan tentang kata yang bernama "kolostrum"

Perjalanan yang kami mulai jam 9 pagi dari gadog, puncak, itu mengarahkan kendaraan kami ke sebuah peternakan yang besar di daerah Cijeruk bogor. Lamanya perjalanan yang diperkirakan akan memakan waktu satu jam mengantarkan kami kepada sebuah pembicaraan mengenai kolostrum. Pertanyaaan yang selama ini berkecamuk di pikiran saya, namun bingung untuk menanyakannya.

 

Karena keingintahuan itu, saya memberanikan diri untuk memulai pembicaraan mengenai kolostrum ini. Akhirnya keluar juga sebuah kata dari mulut saya:

"Mr Jong, memang sebegitu pentingkah kolostrum bagi anak domba?”. Sebuah pertanyaan yang menurut saya sangat berat diucapkan, mengingat apakah hal yang saya tanyakan ini cukup penting atau tidak bagi seorang expert seperti Mr Jong.

Beliau menjawab, kolostrum bagian yang paling penting dalam sebuah peternakan yang ingin memiliki ternak-ternak yang bagus dan sehat. Mr Jong menilai, kolostrum sebagai sebuah benda luar biasa yang dimiliki ibu ternak yang sedang melahirkan yang akan mempengaruhi pertumbuhan dan kesehatan dari anak yang dilahirkannya. Sehingga menjadi sebuah keharusan ternak itu mendapatkan kolostrum pada saat baru lahir. Karena sangat pentingnya, Mr Jong bahkan menyarankan saya untuk memberikan perhatian lebih terhadap ternak yang akan mengalami proses kelahiran, di mana kita diharapkan dapat memastikan si anak mendapatkan kolostrum dari sang ibu di hari pertama.

Lalu di tengah kesadaran yang semakin menimbul di wajah saya, saya pun mencoba mencari tahu lagi, dan bertanya bagaimana kita tahu apakah si anak mendapat kolostrum atau tidak. Mr Jong menjawab, ternak akan dikatakan mendapatkan kolostrum bila si anak mendapatkan susu dari induknya 1- 2 hari pertama dia ada di dunia. Bila dia sudah mendapatkan susu itu berarti ternak mendapatkan antobodi terbaik di dunia yang akan mengantarkan pertumbuhan ternak yang baik dan memiliki daya tahan tubuh yang baik dalam menghadapi berbagai kuman dan penyakit.

Pertanyaan berikutnya yang keluar dari saya, bagaimana kalau kalau dalam 1 atau 2 hari pertama si anak domba tidak mendapatkan kolostrum, yang di karenakan si induk tidak mau menyusui atau si induk tidak memiliki air susu maka, apa yang harus kita lakukan ? Mr Jong menjawab, kalian peternak harus secepatnya mencari kolostrum pengganti.

Timbul lagi pertanyaan saya ”Apakah pengganti yang di maksud itu adalah susu dicampur dengan mentega dan madu ya Mr Jong?”

Mr Jong tertawa dan berkata, kolostrum asli dari ternak tidak akan bisa tergantikan dengan campuran-campuran seperti itu. Kolostrum pengganti hanya akan didapat dari kolostrum domba lain yang baru melahirkan, tentu saja hal ini susah di lakukan bila mendadak bukan? Oleh karena itu dia menyarannkan saya untuk sedia payung sebelum hujan. Sekarang pada saat keadaan ini belum terjadi, siapkanlah kandang kita dengan kolostrum yang di bekukan. Caranya setiap ada ternak yang baru melahirkan ambillah susu yang keluar dari induk pada hari pertama, lalu bekukan. Nah bila kelahiran tanpa susu terjadi di peternakan kita, maka tugas kita akan semakin mudah dengan mencairkan susu tadi di bawah dengan panas di bawah 60 derajat, jangan lebih, karena bila lebih panas yang diberikan, maka antibody yang ada di dalamnya ternak nantinya akan mati bersama kuman yang lain.

Nah itu ilmu sederhana yang saya dapatkan dalam perjalanan itu, namun menurut saya ini merupakan ilmu yang sangat berharga yang mungkin teman-teman selama ini abaikan. Sekarang mari kita coba perbaiki satu persatu yang selama ini kita anggap menjadi sebuah pemikiran yang sederhana ternyata menjadi landasan dasar dari peternakan yang akan kita bangun.

Akhirnya perjalanan kami sampai di sebuah peternakan, nantikan sharing-sharing berikutnya

 

Salam peternak

Doddy Domba

Tambah Komentar

Kode keamanan
Perbarui