Pemeliharaan Anak Domba Yang Baru lahir
Sebuah Kelahiran adalah merupakan berkah bagi peternak, selain menambah jumlah ternak kita juga berarti telah sukses melakukan pembibitan dalam sebuah peternakan, untuk itu agar hasil yang kita dapatkan ini dapat berkembang dengan baik dan tidak terbuang sia sia maka alangkah baiknya kita mengetahui secara pasti dan baik bagaimana cara merawat ternak yang baru lahir, adapun beberapa tahapan yang baik untuk merawat Bayi Domba adalah :

Sumber Photo : http://wisata.kompasiana.com/jalan-jalan/2011/03/03/new-zealand-bulu-domba-itu-seputih-kapas/
1. Anak Domba pada 1-2 minggu pertama Pastikan mendapatkan Kolostrum ( Cairan Berwarna kuning yang keluar dari induk domba ) dari Induk Ternak yang akan keluar pada minggu pertama Kelahiran hal ini sangat berguna untuk daya tahan tubuh ternak dan kelanjutan pertumbuhan ternak , sementara di minggu kedua ternak akan meminum susu biasa dari indukan
2. Anak Domba setelah melalui minggu kedua, biasanya akan mulai mencoba mengikuti induk untuk memakan rumput yang dimakan indukan , peternak sudah harus mulai memberikan rumput muda
3. Dan lebih dari tiga minggu sampai dengan masa lepas sapih (3 Bulan ) programkan juga anak atau calon bakalan untuk mulai mendapatkan ampas tahu/konsentrat yang bertambah proporsional sesuai dengan kapasitas tubuhnya
Hal hal yang perlu mendapatkan perhatian serius dalam merawat anakan yang baru lahir
1.Anak yang tidak bisa menyusu pada induknya pada 12 jam pertama karena
a.induknya tidak mengeluarkan susu
b.Mengeluarkan susu namun tidak mau menyusui
c.Anak Lebih dari 2 ( 3 atau Empat )
Maka peternak wajib memberikan bantuan dengan susu bantuan buatan pertama ( menyerupai kolostrum ) yaitu campurkan sbb :
• 0,25 – 0.5 liter susu sapi atau pun susu bubuk
• Setengah sendok gula makan
• 1 butir telur ayam
• 1 sendok the minyak ikan
• Berikan berkala 3-4 kali sehari
• Apabila dalam 2 hari ternak tidak mengeluarkan feses atau kotoran maka berikan 1 sendok the minyak jarak
2. Anak yang tidak bisa menyusu pada induknya lebih dari 12 jam sampai dengan 3 bulan karena beberapa hal yang sama diatas ( no 1 )maka peternak harus memberikan susu buatan makanan rutin ternak sbb :
• 3 sendok makan susu bubuk + air secukupnya ( 1 gelas/1 tempat dot anak )
• ¼ Sendok makan mentega
• ½ Sendok makan Gula Pasir
• Aduk dan berikan ke ternak berkala
3.Anak yang tidak dirawat ibunya karena sifat indukan yang jelek beberapa sifat indukan yang jelek seperti
a. Menendang anak yang akan menyusui
b. Menginjak anak anak yang baru lahir
c. Tidak keluar susu
Untuk menghadapi indukan seperti beberap hal diatas, ada beberapa cara yang bisa di lakukan antara lain
• Jika masalah a + c terjadi, maka peternak harus memisahkan anak domba dari induk untuk mengurangi resiko terinjak dan memberikan susu buatan
• Jika Masalah B terjadi sementaa induk mengeluarkan susu , maka peternak dapat membuat kurungan ternak atau memisahkan ternak sementara dari indukan dan mengembalikan pada saat waktu minum susu
- Liga Ketangkasan Domba Garut Tingkatkan Pengembangan Pasar
- Share Saung Domba “Pupuk kandang dan pembuatannnya“
- Share Saung Domba "Pakan Hijauan Untuk Domba "
- Hebatnya Domba Garut si Domba Langka
- Domba Lebih Pintar dari Monyet?
- Dombrut, Daging Domba Yang Empuk
- Mandiin Domba Yuks!
- Posisi Kelahiran Domba
- Pengetahuan Tentang Domba Merino
- Proses Kelahiran Domba










Komentar
Kematian anak domba banyak sekali penyebabnya antara lain :
1. si induk tidak mau menyusui anak ( kualitas bibit jelek )
2. Siinduk tidak mengeluarkan susu ( Kualitas Induk Jelek )
3. Anak Terinak induknya ( Kualitas Kandang yang kurang baik )
4. Anak yang kalah bersaing dalam mendapatkan susu ( ini perawatan pakan ternak yang harus maksimal sehingga menghasilkan susu yang banyak )
setiap penyeban diatas beda beda cara menghadapi dan memperbaikinya kan, namun secara garis besar menjaga supaya anak tetap dapat hidup setelah di lahirkan adalah
1. pastikan anak mendapatkan kolostrum( susu induk 3 kali 24 Jam), karena kolostrum adalah susu induk yang memberikan anti bodi kepada anak
2. pada saat induk hamil bulan ketiga tambahkan tingkat konsentrat pada induk, sehingga dapat menghasilkan susu yang banyak pada saat melahirkan )
4. kalau lebih dari satu ekor usahakan memberikan perhatian khusus kepada si anak, namun jangan langsung berpikir memindahkan anak, namun alangkah baiknya memberikan pakan yang baik pada siinduk sehingga menghasilkan susu yang lebih banyak, karena pada saat tuhan memberikan anak lebih dari 1 tentu dia sudah menyediakan induknya dengan kemampuan yang sama, tinggal kita peternak yang memaksimalkanny a, namun demikian bila keadaan tidak mendukung tetap bantu dengan susu tambahan kepada anak yang lebih lemah atau kecil
5. pisahkan induk dan anak dari domba yang lain
itu dulu saran dari saya kang maaf kalau masih ada kekurangan. terima kasih
Salam Hormat
Doddy Domba
Peternak Saung Domba
saya mo tanya lg...untuk proses pertumbuahan anak domba biasanya lebih cenderung ke induknya or ke pejantannya, misalkan induknya kecil tp pejantannya besar, kira2 bisa tau ga gmna kondisi anak2nya apa bkal kecil nurun ke induknya or gede ke pejantannya? mhon sharenya y......yossep kang dari garut...
Sifat dari anak adalah perpaduan 50 PCT betina dan 50 pct jantan jadi, dan ini seperti manusia sangat di pengaruhi pada saat terjadi pembuahan sperma atau ovum yang kuat, maka dia yang akan mempengaruhi kedominan sifat atau gen si anak natinya.jadi saran saya kalau akang mau mengawinkan kawinkanlah kedua gen yang baik
RSS feed untuk komentar ke posting ini