Disamping perbedaan fisik, kualitas daging domba bertekstur lebih empuk dan halus serta tidak berbau amis lain halnya dengan daging kambing. Data yang diperoleh dari Direktorat Gizi Departemen Kesehatan RI, diketahui bila kandungan nilai gizi daging domba adalah jauh lebih baik dibandingkan daging kambing per 100 gram berat daging.

Perbandingan Kandungan Nilai Gizi Daging Domba dan Kambing Per 100 gram

Kandungan Gizi Kalori Protein Lemak Kalsium Fosfor Besi Vitamin B1 Air
Daging Domba 206 17.1 14.8 10 191 2.6 0.15 66.3
Daging Kambing 154 16.6 9.2 11 124 1.0 0.09 70.3

Setiap 100 gram berat daging domba memiliki kandungan kalori, protein, lemak, fosfor, zat besi dan vitamin yang lebih tinggi dibandingkan per 100 gram berat daging kambing.

Populasi terbesar hewan ternak kambing di Indonesia terdapat di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur. Dibandingkan dengan domba, pengembangan usaha ternak kambing populasinya hanya terfokus di satu wilayah tertentu saja. Misalnya kebutuhan kambing untuk wilayah kota Jakarta sudah cukup dipenuhi dari wilayah kota Bogor dan sekitarnya. Ini berarti potensi nilai ekonomis dan pergerakan kambing hidup untuk dipotong ke wilayah konsumsi lainnya sangat rendah.

Potensi pemasaran kambing pun diprediksi sudah mencapai titik jenuh. Jumlah pasokan nasional yang ada adalah jauh lebih besar dibandingkan permintaan daging kambing. Data statistik peternakan tahun 2003 bersumber dari Ditjenak Deptan – RI, tingkat pemotongan tercatat ternak kambing adalah 2.692.215 ± 529.092 ekor per tahun, sedangkan ternak domba adalah 2.064.778 ± 976.354 ekor per tahun. Angka ini menunjukkan bahwa terdapat peluang pasar sebesar 529.092 ekor kambing dan 976.354 ekor domba per tahun, atau sekitar 10.175 ekor kambing per minggu dan 18.775 ekor domba per minggu.

Sumber: Agus Ramada S, Direktur Utama Eka Agro Rama

 

Tambah Komentar

Kode keamanan
Perbarui